Kulit Belang Karena Matahari Bisa Kembali Normal Nggak ya?



      Memiliki kulit belang di pergelangan tangan tempat jam tangan atau di kaki karena sering pakai sendal jepit? Jangan takut. Dokter mengatakan kulit belang karena sinar matahari bisa kembali ke warna normalnya kok. dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK dari D&I Skin Centre Denpasar mengatakan kulit menghitam ketika terpapar sinar matahari merupakan hal yang normal. Hal ini terjadi karena tubuh berupaya melindungi kulit dari bahaya sinar ultra violet matahari.

      Ketika kulit terpapar matahari, melanin, bagian dari pigmen yang mengatur warna kulit dan rambut, berkumpul di daerah itu. Jadi melanin melindungi kulit kita dari bahaya sinar matahari, makanya bagian kulit tersebut jadi menghitam," tutur dr Darma kepada detikHealth, ditemui di Mal Senayan City, Jl Asia-Afrika, Jakarta Selatan. dr Darma mengatakan kulit yang menghitam tersebut bisa saja kembali ke warna normal. Namun butuh waktu lumayan lama, hingga beberapa minggu sampai melanin menghilang dari bagian kulit tersebut. "Kalau nggak keluar-keluar rumah ya nanti balik lagi. Sama kayak kulit kita yang tertutup baju kan nggak hitam. Kalau kulit kita nggak kena matahari lagi ya warnanya akan kembali normal," tandasnya lagi.
     Untuk mengembalikan kulit ke warna normal, ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Di antaranya adalah menggunakan krim kulit khusus yang membantu mempercepat proses pengembalian melanin. Selain itu bisa juga menggunakan terapi laser yang memiliki fungsi serupa. Namun cara yang terbaik menurut dr Darma adalah melakukan pencegahan. Gunakan pakaian yang menutup kulit ketika bepergian ke luar rumah. Jangan lupa juga menggunakan sun-block jika dirasa perlu. "Lebih baik mencegah daripada mengobati. Kalau nggak mau terlihat hitam, pakai pakaian yang tertutup atau gunakan sun-block ketika keluar rumah," pungkasnya



7 Fakta menarik tentang urin yang wajib diketahui



Buang air kecil adalah aktivitas yang pasti Anda lakukan setiap hari. Mengeluarkan urin yang menjadi agenda utama dari buang air kecil adalah wajib hukumnya. Sebab urin menjadi salah satu sarana untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh.
Walaupun sering Anda temui setiap hari, tahukah Anda apakah sebenarnya kandungan urin? Urin sendiri mengandung asam, natrium klorida, beberapa limbah dari dalam tubuh, dan tentunya juga air. Selain fakta tersebut, berikut adalah fakta lain dari urin yang wajib untuk Anda ketahui seperti dilansir dari boldsky.com.
  • Selain komponen di atas, urin juga mengandung creatine serta limbah dari darah Anda.
  • Kandung kemih Anda mampu menyimpan hampir 2 cangkir urin setiap beberapa jam. Saat jumlahnya meningkat, itulah masa dimana Anda ingin buang air kecil.
  • Jika urin Anda berbau seperti amoniak, maka berarti Anda mengalami dehidrasi. Jika berbau busuk, berarti kemungkinan Anda mengalami infeksi kandung kemih. Mereka yang menderita infeksi hati juga biasanya membuat urin berbau tidak enak.
  • Rata-rata setiap orang mengeluarkan setidaknya 6 liter urin setiap hari.
  • Biasanya urin dapat disimpan dalam kandung kemih selama 3-5 jam. Namun hal ini juga tergantung pada berapa banyak cairan yang Anda konsumsi. Semakin banyak cairan yang Anda minum, maka semakin sering Anda buang air.
  • Setiap kali kandung kemih Anda penuh, maka sinyal ini dikirim ke otak sehingga membuat Anda ingin segera buang air kecil.
  • Saat Anda beranjak tua, maka Anda akan semakin sering buang air kecil. Hal ini karena ada lonjakan estrogen pada wanita dan testeosteron pada pria yang membuat mereka ingin selalu buang air kecil.
Selain fakta, urin bisa juga Anda gunakan sebagai alat untuk mendeteksi kesehatan tubuh Anda. Umumnya urin yang berwarna kuning dan keruh bisa menjadi tanda bahwa ada masalah dengan ginjal Anda.